Dua Mahasiswa Biologi UINSU Raih Medali Emas Cabang KTI Sains Teknologi pada PKM IV PTKIN Se-Sumatera

Prestasi membanggakan kembali diukir oleh mahasiswa perwakilan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan. Kali ini, Fahrozi dan Rabithah Hanny Sembiring sukses meraih Juara 1 / Medali Emas dalam ajang Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) IV PTKIN Se-Sumatera Tahun 2026. Rangkaian kompetisi bergengsi ini sukses dilaksanakan mulai 30 September hingga 2 Oktober 2026 di UIN Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Katimin, M.Ag., secara bergantian mengalungkan Medali Emas Juara 1 cabang KTI Sains dan Teknologi kepada Rabithah Hanny Sembiring (atas) dan Fahrozi (bawah) pada ajang PKM IV PTKIN Se-Sumatera 2026
Rektor UINSU, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag. (kiri), dan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. Katimin, M.Ag. (tengah), berfoto bersama Rabithah Hanny Sembiring (foto kiri) dan Fahrozi (foto kanan)

Prestasi ini sukses diraih pada cabang lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) Sains dan Teknologi. Fahrozi dan Rabithah berhasil menjadi yang terbaik melalui karya ilmiah mereka yang berjudul “Inovasi Disinfektan Nanopartikel Perak Berbasis Green Synthesis Ekstrak Daun Rhizophora mucronata Poir. dalam Perspektif QS. Al-Insan Ayat 16 sebagai Solusi Pencegahan Infeksi yang Ramah Lingkungan”. Melalui arahan dan bimbingan Ibu Ulfayani Mayasari, M.Si., keduanya mampu melewati berbagai tahapan seleksi hingga babak presentasi final. Melalui kombinasi riset teknologi green synthesis serta penguatan perspektif teologis, presentasi mereka berhasil mengungguli para peserta lainnya.

Rektor UINSU, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag. (ketiga dari kiri), dan Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UINSU, Prof. Dr. Achyar Zein, M.Ag. (ketiga dari kanan), berfoto bersama para mahasiswa berprestasi FST UINSU

Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan apresiasi tertinggi dan rasa bangganya atas capaian gemilang ini. Keberhasilan ini merupakan buah dari dedikasi komitmen universitas dalam mendukung integrasi keilmuan sains dan nilai-nilai keislaman. Diharapkan inovasi disinfektan ramah lingkungan ini tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lain untuk terus meneliti, berinovasi, dan mengukir prestasi.

Loading